7 Tips Bisa Beli Rumah Setelah Menikah

Tips Bisa Beli Rumah Setelah Menikah – Dengan harga tanah dan gedung  yang tidak murah, memiliki tempat tinggal sendiri butuh usaha ekstra. Harga real estate juga meningkat setiap tahun. Oleh karena itu, selain mencari uang dan menabung, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk segera mengumpulkan uang untuk persiapan membeli atau membangun rumah. Berikut beberapa tips yang bisa Garapers lakukan untuk yang ingin memiliki rumah setelah menikah:

 

1. Putuskan kapan Anda ingin membeli rumah

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memutuskan kapan Anda ingin membeli rumah dan penting untuk memulai perencanaan sedini mungkin. Hal ini memungkinkan Anda untuk merencanakan untuk mengumpulkan uang muka (DP) untuk rumah Anda pada waktu yang telah disepakati. Misalnya, jika Anda ingin membeli rumah saat Anda berusia 35 tahun dan saat ini berusia 30 tahun, Anda harus menabung 5 tahun untuk membayar uang muka rumah tersebut. Anda juga perlu mengetahui deposit yang diperlukan terlebih dahulu. Misalnya harga rumah idaman adalah Rp750 juta, maka deposit yang harus dibayarkan adalah Rp112,5 juta (15%). Di sini Anda dapat membuat tabungan dan investasi yang ditargetkan untuk uang muka apartemen. Rutin sisihkan 10-20 persen gaji untuk tabungan DP di rumah ini. Sebagai alternatif, Anda juga dapat mengambil hipotek dengan investasi berisiko rendah seperti dana investasi, obligasi, atau logam mulia.

 

2. Buat Financial Planning

Setelah Anda menentukan waktu untuk membeli rumah, cobalah menetapkan tujuan berapa banyak yang bersedia Anda sisihkan sambil menabung. Jangan lupa untuk mengenali kemampuan finansial. Jangan membeli rumah yang tidak mampu Anda beli hanya karena Anda menyukainya. Sesuaikan rumah dengan situasi keuangan saat ini dan untuk tahun-tahun mendatang. Ingatlah juga untuk menyisihkan uang untuk biaya tambahan. Misalnya ketika Anda membeli KPR, tentu ada biaya lain, seperti biaya pemesanan, biaya notaris, biaya tanah dan biaya perolehan hak guna usaha (BPHTB) dan lain-lain.

 

3. Melunasi Seluruh hutang

Jangan membeli rumah saat Anda masih memiliki utang. Karena jika Anda masih memiliki hutang, Anda tidak dapat menyimpan uang sebanyak-banyaknya untuk membeli rumah. Apalagi jika Anda sudah memutuskan KPR, Anda harus membayar KPR setiap bulan dan juga membayar hutang lain yang posisi ini berat. Jadi ingatlah untuk melunasi semua hutang sebelum membeli apartemen.

 

4. Membuka Akun Rekening Khusus

Buat rekening khusus sebagai bagian dari tabungan untuk pembelian rumah. Anda dapat membuka rekening debit langsung dan secara otomatis menyimpan jumlah uang yang sama setiap bulan atau periode tanpa jeda. Jika memungkinkan, cobalah untuk membuka rekening di bank yang berbeda dari yang Anda gunakan untuk transaksi sehari-hari.

 

5. Menghemat Pengeluaran

Perilaku hemat juga menjadi segalanya dan akhir segalanya dalam hal menabung.Anda dapat mencapai penghematan dengan mengurangi biaya konsumsi yang dialokasikan untuk menabung untuk membeli rumah. Salah satu strateginya adalah menyisihkan Rp50.000 setiap hari selama lima tahun (dengan tujuan membeli rumah). Jika kita menyisihkan Rp50.000 setiap hari, kita bisa memiliki sekitar Rp1.500.000 setiap bulan dan sekitar Rp18 juta di akhir tahun. Untuk mendapatkan penghasilan Rp50.000 per hari, Anda bisa menyesuaikannya dengan gaya hidup Anda, seperti mengurangi frekuensi pembelian kopi, boros dalam membeli produk perawatan kulit, dan lain-lain.

Anda juga dapat menghemat pengeluaran yang tidak perlu. Misalnya keanggotaan gym, langganan majalah, layanan streaming, makan malam, dan hal-hal lain yang tidak perlu. Jumlah ini dapat disesuaikan dengan keadaan masing-masing orang. Jangka waktu menabung bisa lebih atau kurang dari lima tahun, yang juga disesuaikan dengan tujuan.

 

6. Meningkatkan Pendapatan

Selain menabung dan menggunakan penghasilan utama, Anda juga bisa menambah penghasilan di luar pekerjaan utama. Menggunakan media sosial atau internet, Anda dapat mencoba pekerjaan sampingan seperti penjualan online, penulisan lepas, pembuatan konten, dan lainnya. Jika pendapatan meningkat, maka tujuan membeli apartemen bisa lebih cepat tercapai.

 

7. Berinvestasi

Ada berbagai sarana investasi yang bisa Anda pilih sesuai dengan profil risiko dan tujuan pribadi Anda, mulai dari saham, sukuk, deposito, obligasi, tabungan, asuransi hingga reksadana. Sementara Anda menunggu tabungan menumpuk, berinvestasi juga memungkinkan lebih banyak uang. Penting juga untuk memilih jenis investasi yang sesuai dengan kemampuan keuangan Anda. Anda juga bisa berinvestasi emas.

 

Semangat buat para pasangan yang sudah menikah dan ingin memiliki rumah, Mimin doakan semoga cepat tercapai. Memiliki rumah sebagai tempat berteduh keluarga kecil sangatlah menyenangkan. Namun, jangan lupa semuanya butuh proses dan usaha yang kuat, maka jangan pernah berhenti berusaha. Oleh karena itu, bisa dicoba penerapan yang telah mimin share di atas ya :). Buat para jomblo yang ingin menikah dan ingin membuat undangan digital bisa langsung pesan ke mimin ya, Hubungi kami di:

 

Website: garapundangan.com
WhatsApp: +62 813-9938-9965

 

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *